Senin, 23 Februari 2009

Selly Jadi Seleb

“ Jadi artis itu susah Selly.. Banyak godaannya,” ucap ibu sambil memindahkan channel tv yang sedang ditontonnya.

“ Iya bu.. Tapi aku yakin aku bisa bu buat jadi artis. Aku pingin dikenal semua orang,” ucap Selly.

” Tapi ibu tidak setuju kalau kamu jadi artis.”

Suasana di ruang tv pada saat siang yang panas itu menjadi semakin panas akibat perdebatan antara ibu dan Selly. Selly tetap bersikeras ingin menjadi artis. Memang sih, jika dilihat dari penampilan fisik, Selly layak untuk menjadi artis karena Selly memiliki wajah yang cantik, dan postur tubuh yang ideal.

” Pokoknya Selly mau jadi artis bu.. Selly juga ingin membahagiakan ibu dan Sella,” ungkap Selly dengan nada bicara yang memaksa.

” Yaampun, ini ada apa sih bu?, qo kak Selly ribut banget?. Ibu juga nih, ikutan ribut. Ada apa sih?,” seru Sella yang tiba-tiba muncul dari kamarnya.

” Nih kakakmu, dia pingin jadi artis dan terkenal,” ucap ibu.

” Hah.. Kakak pingin jadi artis?. Kakak serius?.”

” Yee..gw serius. Lagian juga gw pengen ngebahagiain ibu dan loe juga,” ucap Selly.

Mendengar ucapanku itu, Sella dan ibu diam dan tidak berkata apa-apa.

” Udah akh, bu, Sella, pokkonya aku pengen jadi artis, dan aku yakin aku bisa,” Selly kemudian pergi meninggalkan ruang tv dan masuk ke kamarnya.

♣♣♣

Esok harinya, seperti biasa, Selly pergi ke sekolah dan saat mengikuti pelajaran di sekolah, Selly masih saja memikirkan berbagai macam cara agar dirinya bisa menjadi artis.

Saat jam istirahat tiba, Selly lalu berkumpul di kantin sekolah bersama sahabatnya yang bernama Karin dan Selly menceritakan semua keinginannya itu kepada Karin.

” Sell, menurut gw nih ya, nyokap loe tuh bener. Jadi artis itu gak gampang. Terus, kalau loe gak hati-hati, loe malah bisa ketipu,” ucap karin yang sesekali sambil meminum milk shake coklatnya.

” Ketipu gimana maksud loe?.”

” Iah, ketipu karena loe pengen banget jadi artis. Loe pernah denger gak berita tentang remaja yang masuk kamera tersembunyi pas dia lagi ganti baju?. Itu salah satu contoh kejadian penipuan dengan iming-iming biar bisa jadi artis?.”

” Owh... ia gw tau.. Berita yang ada cewek di suruh casting terus pas cewek itu lagi ganti kostum, ada yang rekam cewek itu pas lagi ganti kostum kan??.”

” Nah, betul.. Itu maksud gw.”

” Akh tapi gw tetep pengen jadi artis. Lagian juga gw kan bisa hati-hati dulu kalau mau casting. Ya gak?.”

” Ya, itu sih terserah loe aja deh.”

♣♣♣

Tiga bulan kemudian

Hari itu, dengan wajah yang ceria dan dengan penampilan yang sangat cantik, Selly berangkat menuju tempat casting film di kawasan Kebon Jeruk Jakarta. Sesampainya di sana, banyak sekali gadis-gadis seumuran Selly yang akan mengikuti audisi menjadi pemain film. Setelah menunggun lama, akhirnya nama Selly di panggil oleh crew casting untuk memperlihatkan kemampuan akting Sally.

” Ok, kamu jangan grogi ya saat casting ini, karena ini adalah hal yang sangat serius,” ucap pencari tallent tersebut.

Selly kemudian hanya menganggukan kepala saja.

” Ya, coba sekarang kamu akting sedih, ketawa dan marah-marah,” suruh pencari tallent itu.

Selly kemudian menuruti apa yang diperintahkan oleh crew tersebut. Dan proses casting Selly berlangsung selama duapuluh menit.

” Ok, akting kamu cukup bagus. Nanti saya akan hubungi kamu jika kamu terpilih untuk jadi pemeran dalam film ini.”

Setelah casting selesai, Selly kemudian pulang menuju rumahnya dengan hati yang berdebar-debar apakah dai akan terpilih atau tidak dan Selly berdoa di dalam hatinya agar dia terpilih.

♣♣♣

Dua minggu kemudian

Krrinnnngggggggg.... ” Telepon itu berbunyi dari rumah selly. Mendengar bnyi telepon itu, ibu kemudian mengangkat telepon tersebut.

” Selamat sore bu.. Bisa bicara dengan Selly??,” ucap seorang pria yang berbicara melalui telepon.

” Owh.. ia, ini dari siapa ya?.”

” Saya dari artist management mau membertitahukan sesuatu kepada Selly.”

Ibu lalu memanggil Selly dan memberikan telepon itu kepada Selly.

” Ia, ini dengan Selly. Ada apa ya mas?.”

” Selly, selamat kamu terpilih menjadi pemeran utama dalam Film ” Cinta = Sahabat,” ucapnya.

Mendengar berita itu, Selly terlihat sangat gembira dan Selly kemudian terdiam sejenak.

” Apa mas?? Saya terpilih?.”

” Ia, selamat ya Selly. Besok saya tunggu kamu di studio saya untuk menandatangani kontrak.”

” Baik mas, besok saya pasti akan datang.”

” Ok Selly, saya tunggu besok ya.”

” Klik..” Kemudian pembicaraan mereka berakhir.

Selly tidak dapat mempercayai semua ini, impiannya untuk menjadi artis benar-benar terwujud. Setelah mendapatkan berita tersebut, Selly kemudian memberitahukan berita tersebut kepada ibu dan juga adiknya. Karena Selly sudah terlanjur terpilih sebagai pemain utama film, akhirnya ibu yang asalnya tidak menyetujui keinginan Selly itu, akhirnya ibu memberikan izin.

Esok harinya, Selly mendatangi PH di mana Selly akan menadatangani kontrak bermain film. Di dalam hatinya itu, Selly merasa bangga dan bahagia.

♣♣♣

Satu tahun sudah, Selly menjalani kehidupannya sebagai artis pendatang baru yang terbilang sukses, film perdananya yang berjudul ”Cinta = Sahabat” laris di pasaran dan Selly menjadi idola. Karier Selly semakin melesat, Selly tidak hanya bermain film saja, tetapi Selly juga mulai merambah ke dunia tarik suara, sinetron dan presenter.. Namun di balik semua kesuksesannya itu, Selly berubah menjadi seorang yang sombong, termasuk pada teman-temannya dan juga Selly telah melupakan janjinya untuk membahagiakan keluarganya. Selly malah bersikap cuek kepada ibu dan Sella.

Pada saat Selly sedang berada di klub malam dengan temen-teman seprofesinya, Selly merasa bahwa dirinyalah yang paling cantik di tempat itu. Namun di sisi lain, ternyata ada seorang artis yang bernama Kirana yang iri karena melihat kesuksesan Selly. Pada malam itu, suasana di klub malam sangat ramai. Dan Selly sedang terbuai dengan gemerlap dunia malam, karena Selly sedang asik bersama teman-temannya, tanpa disadari, Kirana memasukan narkoba kedalam tas Selly. Saat suasana klub itu sedang ramai, tiba-tiba datang sejumlah polisi yang merazia tempat tersebut, dan Selly pun kena imbasnya. Polisi tersebut menemukan Narkoba di dalam tas Selly dan Selly akhirnya di tangkap oleh polisi.

Saat berada di kantor polisi, Selly membela dirinya

” Pak, barang itu bukan milik saya. Saya berani sumpah,” ucap Selly.

“ Lalu kenapa barang ini bisa ada di dalam tas anda,” ucap pak polisi itu dengan tegas.

” Saya tidak tau pak.”

” Sudah, sudah.. Selama belum ada bukti yang akurat, anda saya tahan di sini.”

Mendengar berita tersebut, Selly pasrah dan akhirnya dia ditahan di penjara. Ibu dan Sella mengetahui Selly di tangkap polisi karena polisi tersebut mengabari mereka.

Berita tentang dimasukannya Selly kepenjara menjadi berita yang ramai dibicarakan masyarakat dan masyarakat menjadi tidak suka kepada Selly.

♣♣♣

Dua hari kemudian, Selly akhirnya terbebas dari penjara dan pelaku sebenarnya sudah tertangkap, Selly tidak mempercayai bahwa pelakunya adalah Kirana, dan Kirana akhirnya dimasukan kedalam penjara.

Setelah kejadia itu, nama Selly menjadi baik kembali di mata para penggemarnya. Dan semenjak kejadian itu, Selly meminta maaf kepada Ibu, Sella dan juga teman-temannya atas sikap dia yang sombong dan cuek kepada mereka. Dan Selly berjanji akan menjadi seorang artis yang baik, selalu berhati-hati dalam bertindak dan akan menjadi panutan agar dapat membanggakan keluarga dan para teman-temannya.

THE AND

Sabtu, 31 Januari 2009


Resensi buku non Fiksi

Mengupas Kekuatan MEDIA

Judul Buku : Yang Tersembunyi Di Balik Media Penulis : Graeme Burton Penerbit : Jalasutra Tebak Buku : 282 Halaman

Media memang merupakan hal yang tidak bisa lepas dari khalayak. Semua jenis media baik itu televisi, radio atau surat kabar memiliki kekuatan tersendiri sehingga khalayak tetap menggunakan media-media tersebut.

Buku kategori komunikasi yang berjudul ' Yang Tersembunyi Di Balik Media" adalah buku hasil dari penulis Graeme Burton. Graeme Burton adalah seorang Lektor senior komunikasi di Filton Technical College, Bristol.

Buku ini merupakan buku yang sanagt bermanfaat sekali. Di dalam buku ini diulas tentang media. Graeme Burton sangat lengkap sekali menyajikan pemahaman mengenai media. Di dalam buku ini dijelaskan bagaimana awalnya sebuah media berdiri, sebuah media bisa terwujud karena dari seseorang yang memiliki modal yang sangat besar dan juga mampu untuk mengelola perusahaan media tersebut. Di buku ini dijelaskan pula bagia-bagian/orang-orang yang berperan dalam perusahaan media, sehingga struktur organisasi media terwujud dengan baik dan sistematis.

Graeme Burton juga menjelaskan secara rinci mengenai komponen-komponen yang ada dalam sebuah perusahaan media dan juga diberikan beberapa contoh mengenai anggaran biaya di beberapa perusahaan media yang sudah terkemuka. Dalam dunia media, audiens adlah hal yang penting untuk mengukur sukses atau tidaknya suatu media. Di dalam bab 8 di buku ini, dijelaskan tentang audiens, dari mulai definisinya sampai dengan sikap-sikap audiens.dan juga dalam bab 9 di buku ini dijelaskan tentang efek-efek yang ditimbulkan dari media, dimana efek merupakan hal yang sangat penting dari sebuah media.

Menurut saya, buku ini sanagt baik untuk dibaca, trelebih bagi mahasiswa jurusan komunikasi dan juga bagi para dosen. Namun, tidak ada salahnya juga jika orang-orang yang tidak terlibat dalam bidang komunikasi, ikut juga membaca buku ini, karena di dalam buku ini terdapat banyak manfaat yang bisa dipelajari. Buku ini juga sangat cocok bagi orang-orang yang berniat untuk mendirikan sebuah perusahaan media. Buku ini bisa dijadikan panduan bagi orang-orang yang bercita-cita mendirikan media, karena dalam buku ini dijelaskan semuanya mengenai media.

Gaya bagasa yang disajikan dari buku ini cukup mudah dipahami, tetapi ada sedikit kata-kata asing yang disispikan dalam tulisan di buku ini. Namun, secara keseluruhan saya cukup senang membaca buk ini karena dapat menambah wawasan dan juga isi bacaan seolah-olah ditulis seperti sebuah cerita, sehingga yang membaca buku ini tidak merasa bosan. Cakupan mengenai media yang dituliskan di buku ini adalah cakupan media internasional, seperti contonya Perusahaan film Peramount, Warner, Columbia, dll.

Dari sedgi penampilan cover, dalam buku ini, ilustrasi cover buku ini juga cukup amenarik dan dengan menampilkan gambar-gambar yang berhubungan dengan media, membuat pembaca yakin akan kualitas isi buku ini.


Widia Ratna J
Broadcast

02C070804

Resensi buku fiksi
Dilema Usia Dewasa

Judul buku : Hot Chocolate

Penulis : Kinyosan
Penerbit : Cinta
Tebal Buku : 264 Halaman


Novel yang berkategori metro chick ini merupakan novel yang sangat menarik sekali. Sebelum saya membahas tentang isi novel ini, saya akan menglas sedikit tentang biografi penulis. Novel berjudul " Hot Chocolate " ini merupakan hasil karya penulis Kinyosan. Kinyosan adalah nama pena dari penulis ini. Nama sebenarnya adalah Ari Wulandari. Kinyosan lahir di kota Tulungagung pada tanggal 11 januari 1987 dan dia adalah alumni dari universitasa Gadjah Mada jurusan sastra Indonesia, dan sekarang beliau bekerja sebagai script editor di Multivision Plus Jakarta. Kinyosan memiliki segudang prestasi dalam bisang menulis. Cerpen-cerpennya pernah dimuat di beberapa majalah remaja lalu dia juga pernah meraih juara II lomba Nasional Gemara Baca Tulis Tingkat Perguruan Tinggi yang diselnggarakan oleh Klub Perpustakaan Indonesia Pusat tahun 1999. Prestasi Kinyosan tidak berhenti sampai di situ saja, dia juga telah menulis beberapa novel dan salah satunya adalah novel " Hot Chocolate,' selain itu juga Kinyosan menerjemahkan beberapa buku seperti Oliver Twist karya Charles Dickens.

Mengenai novel ' Hot Chocolate," novel ini mengisahkan tentang kehidupan perempuan bernama Berlian. Berlian yang berasal dari Surabaya, terpaksa menjadi perempuan metropolitan (Jakarta) karena profesinya sebagai script editor di PH Intan Perdana. Kehidupan menjadi wanita yang umurnya hampir tiga puluh tahun, membuat Berrlian mendapatkan berbagai macam tantangan, dari mulai pekerjaan hingga jodoh. Dalam kehidpan Belian, hadir Bondan dan Bimo yang menjadi teman kerjanya. Dimata Berlian, Bondan adlalah sosok yang sempurna, begitu juag dengan Bimo, dimata Berlian, Bimo adalah sosok laki-laki idaman. Dan Bimo menyukai Berlian, namun Berlian tidak merasa yakn dengan Bimo. Kemudian masalahpun terjadi ketika Bondan menghilang dari kehidupan Berlian, saat Bondan menghilang, semua menjadi kacau, semua pekerjaan Bondan beralih ke tangan Berlian sehingga Berlian merasa dirinya tidak bisa menghadapi ini semua.

Berlian merasa dilema dengan kehidupanya, terutama dalam msalah cintanya. Umurnya yang hampir tiga puluh, menuntut dirinya untuk segera menikah, namun Berlian belum saja mendapatkan jodoh yang sesuai. Hati berlian bingung, Berlian memutuskan untuk menjalin hubungan dengan Bimo, namun Berlian bingng dengan perasaam dirinya kepada Bondan. Berlan merasa bahwa dirinya menyukai Bondan, tetapi Bondan telah memilih Belinda (Model kontroversia) untuk menjadi kekasihnya, dan mereka akan segera menikah.

Setelah Bondan kembali dari sifat menghilangnya itu, Bondan ternyata akan melangsungkan pernikahannya dengan Belinda dan kabar itu membuat Berlian sedih dan tidak bisa menerima kenyataan, terlebih lagi, Bondan tidak mengundang Berlian untuk datang ke pernikahannya itu. Namun, kekacauan terjadi saat orangtua Bondan memaksa Berlian untuk menghadiri pernikahan Bondan. Saat Berlian berada di pernikahan tersebut, Bondan melihat Berlian dan Bondan mengajak pergi Berlian dan akhirnya acara pernikahan Bondan dengan Belinda menjadi gagal dan akibatnya, Belinda menyalahkan Berlian. Belinda mengaggap Berlian itu sudah merebut Bondan dari dirinya. Padahal semua itu tidak benar.

Setelah masalah it berakhir dan mreka damai, Berlian mendapatkan proyek dari Mr Jamal (Produser Intan Perdana) untuk bekerjasama dengan Belinda dalam pembuatan film "Supermodel" dan Belinda menjadi pemeran utama dalam film tersebut. Fil " Supermodel" sukses, namun kisah cinta Berlian dan Bimo tidak suskses karena Bimo teralah berpaling, Bimo memilih Belinda untuk menjadi kekasihnya dan sebulan lagi mereka akan menikah. Hati Berlian kembali merasa sakit, Berlian merasa bahwa tidak ada orang yang menyayanginya. Namun disisi lain, ternyata selama ini Bondan menyukai Berlian dan itu sebabnya pernikahan Bondan dengan Belinda gagal. Saat Bondan mengungkapkan perasaannya pada Berlian, Berlian merasa tidak yakin dan Berlian tidak mau terluka lagi dengan cinta. Berlian kemudian memutuskan untuk pulang ke Surabaya, hal itu dilakukan agar dia bisa melupakan semua masalahnya. Namun, awalnya Bondan tidak setuju Berlian pergi, tetapi pada akhirnya Bondan mengizinkan Berlian pergi. Sebelum kepergian Berrlan ke Surabaya, Bondan sudah memberikan serangkaian janji pada Berlian dan janji itu membuat hati berlian senang.

Menutut saya, novel ini sangat seru dan layak untuk dibaca. Inti dari novel ini adalah menceritakan kehidupan wanita dewasa yang mengalami dilema dalam percintaanya. Dalam novel ini tidak diceritakan apakah Berlian dan Bondan menjalin hubungan yang lebih atau tidak, sehingga membuat pembaca menjadi penasaran. Pesan yang dapat diambil dari novel ini adalah perjuangan dan cinta. Kinyosan memberikan pesan moral bahwa dalam kehidupan itu harus selalu ada perjuangan. Saya juga mengomentari mengapa judul novel ini adalah " Hot Chocolate," pendapat saya adalah mungkin karena tokoh Berlian sangat menggemari minuman Hot Chocolate yang dianggapnya dapat menenangkan pikiran dan menghilangkan sterss. Gaya bahasa dari penulisan novel ini juga sangat mudah dipahammi karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari dan meskipun segmentasi novel ini adalah segmentasi untuk dewasa, tetapi tidak ada salahnya jika remaja juga membacanya. Dari segi penampilan cover, cover novel ini juga sangat menarik. Dengan menampilkan ilustrasi seorang wanita yang sedang memegang secangkir hot chocolate, itu menegaskan bahwa wanita tersebt adalah Berlian dan disebelah sososk Berlian, diberikan juga ilustrasi seorang pria yang sedang memegang handphone dan dalam anggapan saya, sosok pria tersebut adalah Bondan, karena dalam novel ini, Bondan diceritakan sebagai penggemar gadget.




Widia Ratna J
Broadcast

02C070804



Selasa, 16 Desember 2008


nge Band Yukkk.....



Musik, musik, musik...mungkin itu yang selalu ada di pikiran saya... dengan adanya musik, bisa membuat kita tidak bosan. Berawal dari kegemaran saya dengerin musik, maka saya punya kemampuan untuk main musik terutama gitar (ya meskipun ga jago-jago bgd).. Saya juga gak tau itu bakat nurun dari siapa, padahal kedua orangtua saya tidak bisa memainkan alat musik. Hanya saja dulu, papa waktu masih mudanya adalah seorang Dj(Disk Jockey), dan dulu juga saya bercita-cita untuk jadi DJ,namun cita-cita saya itu tidak direstui karena takut saya terjerumus ke dunia malam.

Sekarang, saya lebih suka main gitar, gitar menurut saya adalah sahabat,dia selalu menemani malam minggu yang terkadang sepi, bahkan bersama gitar itulah, saya selalu mengiringi kakak saya yang sedang berduaan dengan pacarnya... Yah... itulah musik, saya suka akan musik.

satu tahun belakangan ini, saya sempat meiliki sebuah band dan di band tersebut hanya saya satu-satunya cewek, namun sayang, sekarang, band saya yang itu sudah vakum karena masing-masing personilnya sibuk sendiri. Sekarang ini, saya mempunyai mimpi untuk memiliki sebuah band yang unik tapi menariK. Saya sekarang sedang gencar-gencarnya untuk mencari personil... Sekalian mw promosi neh.. Buat siapa aja yang mau gabung bikin band, bisa banget.. hubungi aja saya dengan memberikan komentar pada blog ini... Di tunggu ya....

Jumat, 12 Desember 2008

TV VS RADIO

Jika membicarakan soal media elektronik, mungkin tidak akan ada habisnya. Media elektronik yang saat ini sedang berkembang adalah Televisi dan Radio. Tv dan Radio merupakan bentuk media massa yang universal, semua orang bisa menggunakan TV dan Radio. Di dalam TV dan Radio memiliki kelebihan dan kekurangan yang lumayan berbeda, Jika TV itu lebih bersifat audio visual sedangkan radio bersifat audio saja. Namun meskipun radio hanya bersifat audio saja, tetapi radio tidak akan pernah terkalahkan dengan TV. Hal ini terjadi karena sifat radio siaran itu lebih akrab dengan pendengarnya, sedangkan TV tidak.
Menurut pandangan saya, saya lebih menyukai mendengarkan radio dibanding menonton TV. Namun terkadang saya juga suka menonton TV, tetapi saya hanya menonton acara-acara TV tertentu saja, karena menurut saya acara TV sekarang ini, terutama sinetron tidak mendidik dan bahkan membuat penonton terpengaruh melakukan kejahatan. Maka saya lebih menyukai mendengarkan radio. Saya yakin, sebagian besar remaja lebih menyukai mendengarkan radio karena sifat radio itu yang menghibur, memberikan pendidikan dan informasi, dan juga sifat radio itu akrab dengan pendengarnya, sehingga pendengar tidak merasa bosan.
Perkembangan Teknologi Yang Canggih


Seiring dengan kemajuan zaman dan tuntutan kebutuhan, maka teknologi pada saat ini berkembang sangat pesat terutama dalam bidang telekomunikasi. Pada zaman sekarang ini, siapa sih orang yang tidak mengenal apa itu handphone??, saya yakin pasti semua orang tahu apa itu handphone dan pasti bagi orang-orang yang memiliki uang yang cukup, pasti mereka memiliki handphone. Dan mungkin handphone yang mereka miliki tidak hanya satu. Aplagi sekarang ini sedang menjamurnya handphone yang berjenis CDMA. Dengan munculnya handphone CDMA ini, maka masyarakat yang sebelumnya memiliki handphone GSM sekarang ini memiliki dua handphone, yaitu GSM dan CDMA. Selain intu juga mungkin memiliki handphone yang banyak itu mempunyai nilai gengsi tersendiri.
Semakin canggihnya teknologi, maka akan terlihat semakin modern dan gaya. Itulah yang terjadi saat ini. Banyak sekali handphone yang berlomba-lomba untuk memberikan fasilitas yang sangat canggih, mulai dari fasilitas kamera yang memiliki kemampuan menagkap gambar yang biasa saja, hingga fasilitas kamera yang memiliki resolusi tinggi, selain itu juga hendphone memiliki fasilitas 3G, MP3/MP4, radio, video player, browsing internet, dll. Dengan beraneka ragam jenis handphone yang memiliki fsailitas yangn canggih maka orang-orang saling bersaing untuk memiliki handphone yang paling sempurna.
Handphone pada saat ini tidak hanya dimiliki oleh kalangan orangtua dan eksekutif saja, tetapi handphone juga dapat dimiliki oleh berbagai kalangan baik tua maupun muda. Dan juga yang saya lihat sekarang ini, masyarakat menggunakan waktunya untuk handphone, entah itu untuk telephone, sms, atau browsing internet. Saya bahkan sering melihat pemandangan orang-orang yang menggunakan handphone, di dalam angkutan kota, terminal, mall, tempat pendidikan, dan bahkan di psar sekalipun saya selalu melihat orang yang sedang menggunakan handphone.
Dengan berkembangnya teknologi terutama teknologi dalam bidang telekomunikasi, maka manusia memiliki kepuasan teresendiri dan manusia juga tidak bisa lepas dari komunikasi, sehingga alat komunikasi seperti handphone sangat diperlukan.

Selasa, 09 Desember 2008



SEPEDA TUA DIGEMARI


Judul Buku : Pit Onthel (Pameran Sepeda Lama. 21-28 Maret 2006)
Penyusun : Hermanu
Penerbit : Bentara Budaya Yogyakarta
Tebal Buku : 182 halaman


Buku yang berjudul Pit Omthel ini merupakan buku yang menyajikan sejarah, pengetahuan dan juga cerita yang memiliki unsur pembelajaran. Di dalam buku ini dijelaskan bagaimana sejarah tentang adanya sepeda, yang pada zaman dahulu, kata sepeda itu berasal dari bahasa Belanda " Fiets."

Buku Pit Onthel ini merupakan judul pameran sepeda onthel yang diselenggarakan di Yogyakarta. Pit Onthel itu artinya sepeda kayuh. Sang penyusun ini, menjadikan judul pamerab tersebut menjadi sebuah judul buku. Di dalam bukuini, dijelaskan secara detail tentang sepada dan jenis-jenisnya. Ternyata, jenis-jenis sepeda onthel sangat beragam dan meskipun pada saat sekarang, sepeda onthel menjadi sepeda tua, tetapi sepeda onthel banyak sekali penggemarnya. Selain menjelaskan tentang sepeda, di buku Pit Onthel ini juga diselipkan sebuah cerita yang berhubungan dengan sepeda onthel dan tentunya cerita yang terdapat di buku ini, bukan sekedar sebuah cerita biasa saja, tetapi cerita ini dapat membangun semangat, moral dan pendidikan. Sehingga pembaca dapat memperoleh banyak pembelajaran.

Menurut saya, secara keseluruhan, buku Pit Onthel ini sangat menarik sekali. Di dalam buku inin juga ditampilkan foto-foto sepeda onthel yang sangat membuat saya tertarik. Selain menampilkan foto-foto sepeda onthel, di dalam buku ini juga menampilkan iklna-iklna sepeda yang beredar pada zaman dahulu. Selain itu juga terdapat gambar-gambar acessories sepeda onthel, sehingga itu dapat menambah pengetahuan kita.

Dari segi penyajian cover, buku ini terkesan seperti buku "jadul"(jaman dulu). Tetapi meskipun seperti itu, cover buku ini menarik karena cover buku ini menampilkan ilustrasi seorang bapak tua yang sedang menuntun sepeda onthelnya.